Sabtu, 13 November 2010

USAHA PETERNAKAN LEBAH

BAB I
PENDAHULUAN

Beternak lebah adalah suatu kegiatan yang jarang sekali dilakukan terutama disebuah kota, beternak madu sebenarnya adalah suatu hal yang sangat mengasyikan. Lebah madu sudah sejak lama dikenal dan disadari manfaatnya oleh manusia. Pada kenyataannya, jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Satu-satunya alas an memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperolah manfaat dari madu yang dihasilkannya.
Pada zaman Mesir Kuno, madu dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, baik sebagai bahan obat maupun mumi. Mitos Mesir Kuno mengatakan bahwa produk lebah madu yang berupa royal jelly dapat membuat wanita cantik dan awet muda, baik pada kehidupan di dunia maupun kehidupan setelah mati.
Semua aktivitas dan produk yang dihasilkan oleh lebah madu mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia, pemeliharaan lebah membutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang cukup agar berhasil dengan baik. Banyaknya tanaman yang menghasilkan nectar dan pollen akan sangat membantu keberhasilan ternak lebah di Indonesia. Kapok randu merupakan salah satu tumbuhan penghasil nectar yang cukup baik bagi pakan lebah madu.
Peternak lebah madu di negara berkembang seperti di Indonesia mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pendanaan dalam upaya penelitian dan peningkatan produk lebah dari badan internasional. Oleh karena itu, beternak lebah madu merupakan hobi yang menyenangkan sekaligus dapat menambah penghasilan.


BAB II
PEMBAHASAN


A. DEFINISI LEBAH MADU
Lebah madu mencakup sekitar tujuh spesies lebah dalam genus Apis, dari sekitar 20.000 spesies yang ada. Saat ini dikenal sekitar 44 subspesies. Lebah merupakan sejenis serangga terbang sosial yang hidup berkelompok. Dan didapati di setiap benua, kecuali Antartik. Mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu mereka juga membuat sarang dari malam, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu. Lebah Madu adalah serangga eusosial yang termasuk dalam ordo Hymenoptera yang merupakan satu ordo dengan tawon. Lebah Madu dapat dibedakan dengan jenis tawon secara mudah berdasarkan pada anatomi, fisiologi, dan perilakunya dalam menemukan pakan serta jenis pakannya.
Tubuh lebah terdiri dari tiga bagian, yaitu kepala, dada, dan perut. Pada bagian kepala terdapat sepasang mata majemuk sebagai alat penglihatan yang mampu melihat bentuk dan warna benda dalam jarak mencapai 140 m, selain itu mempunyai tiga mata tunggal yang berfungsi untuk melihat benda yang sangat dekat, 1-2 cm. Mata lebah mampu membedakan warna iltraviolet, biru, hijau muda, dan kuning.
Lebah mempunyai tipe alat mulut penggigit dan penghisap yang terdiri atas sepasang mandibula, berfungsi sebagai gigi, digunakan untuk membuat sarang dan pertahanan diri, dan terdapat glossa pada bagian tengah untuk menghisapcairan makanan dan memberi makan larva. Antenanya digunakan untuk pencarian pakan dan komunikasi. Dada lebah merupakan bagian tubuh yang penting sebagai tempat melekatnya alat gerak (organ penggerak), yaitu sayap dan kaki. Lebah memiliki dua pasang sayap, sayap depan lebih lebar dari pada sayap belakang.
Dada lebah madu merupakan gabungan dari empat bagian ruas tubuh. Ruas pertama dinamakan protoraks, merupakan tempat berpangkalnya kaki depan. Ruas kedua dinamakan mesotoraks, merupakan tempat berpangkalnya sayap depan dan kaki tengah. Ruas ketiga dinamakan metatoraks, yaitu tempat melekatnya sepasang sayap dan kaki belakang. Ruas keempat dinamakan propodeum yang sebenarnya merupakan ruas pertama abdomen (perut), tidak mempunyai alat tambahan apapun.
B. JENIS LEBAH
Jenis-jenis Lebah :Lebah termasuk hewan yang masuk dalam kelas insekta famili Apini dan genus Apis. Spesiesnya bermacam-macam, yang banyak terdapat di Indonesia adalah A. cerana, A. Dorsata A. Florea. Jenis unggul yang seringdibudidayakan adalah jenis A. mellifera. Menurut asal-usulnya lebah dibagi 4 jenis berdasar penyebarannya:1. Apis cerana, diduga berasal dari daratan Asia menyebar sampai Afghanistan, Cina maupun Jepang.2. Apis mellifera, banyak dijumpai di daratan Eropa, misalnya Prancis, Yunani dan Italia serta di daerah sekitar Mediterania.3. Apis Dorsata, memiliki ukuran tubuh paling besar dengan daerah penyebaran sub tropis dan tropis Asia seperti Indonesia, Philipina dan sekitarnya. Penyebarannya di Indonesia merata mulai dari Sumatera sampai Irian.4. Apis Florea merupakan spesies terkecil tersebar mulai dari Timur Tengah, India sampai Indonesia. Di Indonesia orang menyebutnya dengan tawonklanceng.
C. PEMBAGIAN TUGAS
Dala sesuatu kelompok, lebah dapat dibagikan kepada tiga kasta, yaitu:
lebah ratu; lebah betina boleh bertelur
lebah pekerja; lebah betina tidak boleh bertelur; dan
lebah jantan.
Lebah ratu adalah lebah yang bertanggung jawab dalam proses reproduksi dalam koloni lebah madu. Lebah betina ini biasanya merupakan satu-satunya lebah yang melakukan proses perkawinan. Umumnya memiliki ukuran lebih besar dari pada lebah pekerja,berwarna lebih gelap (hitam kecoklatan). Lebah ratu dapat bertelur lebih dari 2000 buah butir telur per hari dan dapat hidup dari 4-5 tahun dibanding para lebah pekerja. Hal itu disebabkan lebah ratu mengkonsumsi royal jelly sepanjang hidupnya. Ratu lebah mengawal keseluruhan kegiatan koloni lebah.
Lebah Ratu adalah induk tunggal di dalam sebuah koloni, tugasnya hanya bertelur, telur yang dihasilkan berjumlah 1.000-1.500 butir per hari. Perkawinan terjadi diudara, seekor calon ratu dikawini oleh beberapa lebah jantan. Cara kawinnya, lebah jantan menangkap lebah calon ratu dari arah dorsal kemudian memasukkan endopallusnya dan menyemprotkan sperma ke dalam kantong sperma (spermatheca) lebah calon ratu. Pada perkawinan tersebut, 90 juta sperma yang berasal dari beberapa lebah jantan disimpan di dalam oviduct dan 7 juta lainnya disimpan di dalam spermatheca. Sperma digunakan untuk membuahi telur-telur yang diletakan ratu lebah.
Lebah pekerja (betina) mengumpul debunga dan manisan yang kemudian akan ditukarkan menjadi madu (oleh lebah pekerja) untuk lebah ratu dan anak lebah. Ada juga lebah betina yang bertugas membersihkan sarang dan menjaga anak-anak lebah. Jangka hayat lebah pekerja ialah 3 bulan atau lebih sedikit.
Lebah jantan bertugas mengawini lebah betina calon ratu, ukuran tubuhnya lebuh besar dan lebih gemuk dibandingkan dengan lebah pekerja atau lebah ratu. Lebah jantan tidak bersengat dan dapat terbang dengan sangat cepat, sehingga mampu menangkap lebah calon ratu saat terbang. Semua jantan, setelah melakukan perkawinan penisnya terlepas, sehingga langsung mati. Oleh karena itu, semua jantan yang ada didalam koloni pasti belum pernah kawin.
D. PEMILIHAN BIBIT LEBAH MADU
Ciri-ciri bibit lebah madu kwalitas super:
Mempunyai Ratu lebah yang secara fisik bagus dan berusia antara 3 bulan sampai 1 tahun
Jumlah dan kwalitas telur yang dihasilkan Ratu lebah banyak
Hasil panen lebih banyak baik hasil madu, bee pollen, royal jelly dan propolis
Larva lebah yang dihasilkan lebih segar
Lebah biasanya lebih agresif
Memperbanyak koloni lebah madu
Beternak lebah madu agar menghasilkan keuntungan yang optimal seorang peternak lebah madu harus mempunyai minimal 100 kotak koloni lebah madu. Langkah-langkah untuk meningkatkan jumlah koloni lebah madu:
Gembalakan lebah madu pada lokasi yang tersedia pakan cukup banyak. Dengan tersedianya pakan yang cukup maka ratu lebah akan lebih banyak menghasilkan telur dan lebah pekerja juga lebih giat membuat sarang baru.
Menyiapkan calon Ratu lebah madu untuk ditempatkan dalam koloni lebah madu yang baru.
Memisahkan koloni lebah madu yang sudah padat ke dalam kotak koloni lebah madu yang baru dan ditempatkan calon ratu lebah baru atau ratu lain yang sudah jadi.
Pemilihan Bibit dan Calon Induk
Bibit lebah unggul yang di Indonesia ada dua jenis yaitu A. cerana (lokal) dan A. mellifera (impor). Ratu lebah merupakan inti dari pembentukan koloni lebah, oleh karena itu pemilihan jenis unggul ini bertujuan agar dalam satu koloni lebah dapat produksi maksimal. ratu A. cerana mampu bertelur 500- 900 butir per hari dan ratu A. mellifera mampu bertelur 1500 butir per hari.
Untuk mendapatkan bibit unggul ini sekarang tersedia tiga paket pembelian bibit lebah:a. paket lebah ratu terdiri dari 1 ratu dengan 5 lebah pekerja.b. paket lebah terdiri dari 1 ratu dengan 10.000 lebah pekerja.c. paket keluarga inti terdiri dari 1 ratu dan 10.000 lebah pekerja lengkap dengan 3 sisiran
Membuat calon Ratu Lebah
1. Ambil larva lebah madu yang baru menetas usia 1 hari
2. Masukan kedalam satu potong frame Royal jelly
3. Frame Royal jelly yang sudah terisi larva lebah madu di tempatkan pada kotak super ( kotak lebah madu yang berisi koloni lebah madu minimal 2 tingkat)
4. Sekat/pisahkan kotak super lebah madu tersebut dengan ratu lebah berada di kotak bawah dan frame royal jelly calon ratu lebah madu di tempatkan pada kotak atasnya. Sehingga ratu lebah madu tidak bisa mendekati calon ratu lebah madu.
5. Diamkan selama 11 hari sampai calon ratu lebah menjadi kepompong.
6. Setelah sebelas hari calin ratu di pindahkan ke kotak lebah yang besisi koloni lebah tanpa ada ratunya.
7. 13 hari calon ratu lebah keluar kepompong dan langsung diangkat menjadi ratu lebah oleh koloni lebah tersebut
8. Bisanya setelah seminggu ratu lebah siap untuk kawin dan mengembangkan koloni lebah yang baru ditempati tersebut.
Reproduksi dan Perkawinan
Dalam setiap koloni terdapat tiga jenis lebah masing-masing lebah ratu, lebah pekerja dan lebah jantan. Alat reproduksi lebah pekerja berupa kelamin betina yang tidak berkembang sehingga tidak berfungsi, sedangkan alat reproduksi berkembang lebah ratu sempurna dan berfungsi untuk reproduksi. Proses Perkawinan terjadi diawali musim bunga. Ratu lebah terbang keluar sarang diikuti oleh semua pejantan yang akan mengawininya. Perkawinan terjadi di udara, setelah perkawinan pejantan akan mati dan sperma akan disimpan dalam spermatheca (kantung sperma) yang terdapat pada ratu lebah kemudian ratu kembali ke sarang. Selama perkawinan lebah pekerja menyiapkan sarang untuk ratu bertelur.
Proses Penetasan
Setelah kawin, lebah ratu akan mengelilingi sarang untuk mencari sel-sel yang masih kosong dalam sisiran. Sebutir telur diletakkan di dasar sel. Tabung sel yang telah yang berisi telur akan diisi madu dan tepung sari oleh lebah pekerja dan setelah penuh akan ditutup lapisan tipis yang nantinya dapat ditembus oleh penghuni dewasa. Untuk mengeluarkan sebutir telur diperlukan waktu sekitar 0,5 menit, setelah mengeluarkan 30 butir telur, ratu akan istirahat 6 detik untuk makan.
Jenis tabung sel dalam sisiran adalah: a. Sel calon ratu, berukuran paling besar, tak teratur dan biasanya terletak di pinggir sarang.b. Sel calon pejantan, ditandai dengan tutup menonjol dan terdapat titik hitam di tengahnya.c. Sel calon pekerja, berukuran kecil, tutup rata dan paling banyak jumlahnya.
Peralatan Beternak Lebah Madu :
Kotak lebah, tempat koloni lebah madu terbuat dari kayu Suren atau Mahoni
Alat pengasap untuk menjinakan lebah madu yang agresif
Masker pelindung serangan lebah madu
Pengungkit sisiran
Sikat sisiran lebah madu
Sisiran yang terbuat dari rangka kayu dan ditengahnya diberi kawat sebagai penahan landasan sarang lebah madu
Pollen Trap untuk panen Bee Pollen
Frame Royal jelly untuk panen Royal Jelly dan membuat calon Ratu Lebah
Extraktor untuk panen Madu
Penggembalaan Lebah Madu
Antara bulan Mei hingga September adalah masa dimana peternakan lebah menggembalakan lebah madunya ke perkebunan-perkebunan yang menyediakan pakan lebah madu cukup banyak. Peternak lebah madu di pulau Jawa umumnya mengembalan lebah madu ke perkebunan Karet, Kapuk, Rambutan, Lengkeng, Mangga, Kopi dan Duwet . sehingga dihasilkan Madu berdasarkan spesifikasi jenis bunga.
Antara bulan Mei hinga September inilah saat di mana peternak lebah madu menikmati manisnya pendapatan dari hasil lebah madu seperti madu dari berbagai jenis bunga, Bee pollen dan Royal jelly. Setelah bulan September peternak lebah madu mengalami masa paceklik, dimana musim madu telah lewat. Untuk menutupi biaya perawatan lebah madu maka umumnya peternak mengembalakanya lebahnya ke perkebunan jagung, disini peternak lebah madu dapat menghasilkan Bee pollen jagung dan Royal jelly.
Pemeliharaan
Sanitasi, Tindakan Preventif dan Perawatan:
Pada pengelolaan lebah secara modern lebah ditempatkan pada kandang berupa kotak yang biasa disebut stup. Di dalam stup terdapat ruang untuk beberapa frame atau sisiran. Dengan sistem ini peternak dapat harus rajin memeriksa, menjaga dan membersihkan bagian-bagian stup seperti membersihkan dasar stup dari kotoran yang ada, mencegah semut/serangga masuk dengan memberi tatakan air di kaki stup dan mencegah masuknya binatang pengganggu.
Pengontrolan Penyakit:
Pengontrolan ini meliputi menyingkirkan lebah dan sisiran sarang abnormal serta menjaga kebersihan stup.
Pemberian Pakan:
Cara pemberian pakan lebah adalah dengan menggembala lebah ke tempat di mana banyak bunga. Jadi disesuaikan dengan musim bunga yang ada. Dalam penggembalaan yang perlu diperhatikan adalah :
a. Perpindahan lokasi dilakukan malam hari saat lebah tidak aktif.b. Bila jarak jauh perlu makanan tambahan (buatan).c. Jarak antar lokasi penggembalaan minimum 3 km.d. Luas areal, jenis tanaman yang berbunga dan waktu musim bunga.
E. KENDALA DARI PETERNAK LEBAH MADU:
1. Factor Alam (cuaca):
Tahun 2007 banyak peternak lebah madu yang gulung tikar akaibat cuaca yang tidak menentu. Sebagia contoh peternak lebah dengan perhitungan tahun sebelumnya biasanya panen madu kelengkeng sekitar bulan September. Dengan asumsi tersebut peternak lebah madu akan mengembalan lebahnya ke daerah Ambarawa namun akibat cuaca yang tidak menentu ternyata pohon kelengkeng gagal berbunga. Peternak yang sudah terlanjur membawa koloni lebahnya ke tempat tersebut tentu akan rugi besar selain biaya tarnsportasi yang mahal juga banyak lebah yang mati kelaparan.
2. Lingkungan Masyarakat
Masyarakat Indonesia banyak yang mengagap peternak lebah madu sebagai hama tanamannya. Sehingga sebagian masyarakat akan mengusir peternak lebah madu yang masuk keareal perkebunannya. Atau kalau di izinkan maka sewa lahan sebagai tempat beternak lebah sangat mahal. Hal ini tentu sangat berbeda dengan peternak lebah madu di luar negri. peternak lebah justru di cari untuk membantu penyerbukan perkebunan dan diberi upah karena telah membantu meningkatkan hasil produksi pertaniannya.
F. MANFAAT TERNAK LEBAH MADU
Madu
Madu merupakan produk lebah yang dibuat oleh lebah pekerja dari bahan nectar tumbuhan. Madu mempunyai banyak manfaat dan mengandung banyak komponen yang sangat baik untuk kesehatan manusia, seperti gula (glukosa dan fruktosa) dan mineral (magnesium, potassium, kalsium, sodium klorin, belerang, zat besi dan fosfat). Vitamin juga terdapat di dalam madu diantaranya vitamin B1, B2, C, B6, B5, dan B3.
Untuk Kesehatan Madu dalam konsentrasi 30% hingga 50% fungsinya jauh lebih baik dari obat antibiotik. Madu kental menghentikan pertumbuhan bakteri Candida alba. Madu yang mengencer hingga 40% menjadi bersifat bacteridal (pembunuh bakteri), sehingga mampu berperan sebagai anti bakteri dan anti jamur. Madu ampuh melawan Salmonela shigela, E. Coli dan Vibrio cholera penyebab penyakit kolera yang telah merenggut jutaan penduduk dunia.
Madu dapat mengobati luka infeksi setelah operasi, borok, obat untuk terapi pasca operasi pasien kanker vulva, luka jahitan dan pencangkokan kulit. Madu memperpendek masa hidup bakteri diare pada balita. Sebagai obat luka, madu mampu menyerap air pada luka, sehingga mencegah infeksi dan memperbaiki jaringan dengan cepat. Madu menembus luka dalam, dan membantu pembentukan butiran jaringan baru. Madu menghentikan pertumbuhan organisme patogen pada pasien infeksi saluran kencing.

Karena mengandung gula yang cepat diserap oleh sistem pencernaan, madu adalah sumber energi instan. Madu bersifat antibakteri karena keasaman alami dan hidrogen peroksida yang dihasilkannya. Konsumsi madu secara teratur memperkuat sel darah putih untuk melawan bakteri dan penyakit yang diakibatkan oleh virus. Madu baik untuk mata dan penglihatan. Mengurangi efek yang ditimbulkan oleh racun. Madu berguna untuk infeksi saluran kencing.

Madu mengatasi rasa pusing. Madu yang langsung diambil dari sarangnya dapat meningkatkan berat badan., dan merupakan obat pencahar yang ringan. Madu yang disimpan lama membantu metabolisma tubuh. Madu bisa mengawetkan makanan. Kue-kue dengan menggunakan madu sebagai pengganti gula pasir akan lebih lama segarnya karena mengandung antibiotik alamiah. Madu mengatasi gangguan pernapasan, terutama untuk mengusir dahak atau cairan yang menyumbat saluran pernapasan.

Madu dipercaya sebagai aprodisiak atau pembangkit gairah seksual. Madu adalah disinfektan ringan, sehingga mampu menyembuhkan radang tenggorokan. Cairan manis ini juga bisa meningkatkan produksi saliva atau cairan ludah yang dapat membantu mengatasi tenggorokan yang kering atau teriritasi. Para penyanyi opera memanfaatkan madu untuk memelihara kondisi tenggorokan mereka agar bisa menyanyi dengan kualitas suara yang prima.

Beberapa keuntungan mengkonsumsi madu adalah :

- Satu sendok makan madu dapat memasok energi sebanyak 64 kalori.
- Semua madu alam bisa mengobati luka karena lecet atau terbakar.
- Madu bisa mengobati masuk angin.
- Sembelit bisa diatasi dengan madu.
- Penderita maag, aman mengonsumsi madu.
- Penderita diabetes juga aman mengonsumsi madu, di bawah pengawasan dokter.
- Penderita alergi di sebuah lingkungan, bisa disembuhkan dengan mengonsumsi sesendok madu setiap hari dari lingkungan yang sama.
- Madu bisa mengurangi berat badan dan membersihkan darah.
- Madu mengobati penyakit anemia.
- Osteoporosis bisa dicegah oleh madu.
- Selain mengatasi pilek, madu juga adalah obat untuk batuk.
- Mereka yang paling panjang umurnya selalu mengonsumsi madu secara teratur.
- Suatu fakta yang menarik lainnya adalah peternak lebah terhindar dari kanker dan penyempitan pembuluh darah.
- Setiap 1.000 g madu bernilai 3.280 kalori. Nilai kalori 1 kg madu sama dengan 50 butir telur atau 5,575 l susu, atau 1,680 kg daging.
- Madu bermanfaat untuk kesehatan lambung.
- Kandungan mineral madu dapat mengurangi derajat keasaman dan membantu mencegah pendarahan lambung.
- Mengurangi rasa sakit ketika datang bulan.
- Bagi pecandu alkohol, konsumsi madu dan jus buah-buahan dalam jumlah banyak dapat menghentikan ketergantungan.
- Madu bisa digunakan untuk pembersih gigi dan gusi.
- Untuk Anak-anak: Madu yang dioleskan pada gusi bayi adalah obat penenang dan anestesia yang aman bagi bayi pada masa pertumbuhan giginya, madu baik untuk anak-anak karena berfungsi sebagai desinfektan, memperbaiki susunan darah, meningkatkan kadar haemoglobin dan menambah nafsu makan. Madu yang bersifat penenang (sedatif) berguna untuk mengatasi ngompol pada anak-anak, disamping membuat tidur lebih nyenyak. Madu bermanfaat untuk mengobati cacingan. Madu mengobati batuk, pilek dan demam pada anak-anak
- Untuk Kecantikan Madu adalah antioksidan yang mampu memperbaiki keindahan kulit, melembutkan dan membuat awet muda. Madu melembutkan bibir, melembapkan dan mencegah bibir mengering atau pecah-pecah.
- Madu bisa menghilangkan jerawat.
- Madu menghilangkan noda dan flek hitam di wajah dan mencegah keriput.
- Madu menambah kesuburan rambut.

BAB III
KESIMPULAN

Modal yang diperlukan dalam beternak lebah madu adalah pengetahuan dasar dalam beternak lebah madu, investasi modal tetap yang diperlukan dalam kegiatan budidaya lebah madu. Beternak lebah madu adalah suatu kegiatan yang sangat menyenangkan selain keuntungan materi, banyak manfaat yang didapatkan dari beternak lebah madu.
Syarat untuk berhasil dalam bisnis ini cukup dengan menimba ilmu dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki tentang kehidupan koloni lebah. Misalnya suhu ideal yang cocok bagi lebah adalah sekitar 26 derajat C, pada suhu ini lebah dapat beraktifitas normal. Suhu di atas 10 derajat C lebah masihberaktifitas. Di lereng pegunungan/dataran tinggi yang bersuhu normal (25 derajat C). Lokasi yang disukai lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian dan banyak terdapat bunga sebagai pakannya.
Al Qur'an juga menempatkan secara istimewa lebah madu menjadi sebuah judul yaitu An Nahl (lebah Madu). dalam salah satu ayatnya (Surah An Nahl ayat 68-69 tertulis: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir. Lebah madu maupun madu sangat berguna bagi umat manusia di bumi, segala macam penyakit pun dapat disembuhkannya.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
Saputa dan Arminudin, A.T.2007.Beternak Lebah.PT Intan Sejati.Yogyakarta.
http://www.binaapiari.com/ternak-lebah-madu/
http://arman-08up.blogspot.com/2007/08/budidaya-ternak-lebah_23.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Lebah_madu
http://id.wikipedia.org/wiki/Lebah_ratu
http://id.shvoong.com/medicine-and-health/1802622-manfaat-madu-untuk-kesehatan-dan/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar