Senin, 03 Januari 2011

KERUGIAN DARI STIMULASI OTAK TENGAH

Sedikit penjelasan mengenai bagian dan fungsi otak, berikut penjelasannya.

Belahan otak kiri punya fungsi tersendiri. Fungsinya meliputi berpikir: analisis, logika, urutan, detail, angka/tulisan, kata-kata, dll. Sementara belahan otak kanan meliputi fungsi berpikir: kreatif/imajinatif, emosi/perasaan, acak, menyeluruh, gambar, irama/musik, dll. Contoh penggunaan kedua belahan otak itu secara bersamaan adalah ketika seorang ibu mengajarkan nama-nama hari kepada anaknya. Sang ibu tidak hanya menyebut Senin, Selasa, …, Minggu secara datar dengan kata-kata (otak kiri saja) namun sekaligus menyanyikannya dengan irama (otak kanan). Akibatnya, kedua belahan otak digunakan seimbang. Hasilnya, proses belajar menjadi lebih mudah.

Metode lain misalnya, metode asosiasi yang membuat visualisasi (otak kanan) terhadap pelajaran yang akan diingat atau belajar dengan menggunakan mind map. Pembelajaran (kecerdasan) bukan hanya melibatkan bagian otak tertentu saja. Pembelajaran sejati melibatkan sebagian besar otak.

Banyak keuntungan dan manfaat yang dapat kita ambil dalam stimulasi otak tengah, tetapi beberapa penelitian juga menyebutkan ada dampak atau kerugian dalm pemakaian stimulasi otak tengah. Berikut beberapa penelitian dari para ahli.

Sebaliknya penelitian beberapa ahli sudah membuktikan secara ilmiah bahwa aktivasi otak tengah bisa memberikan dampak buruk bagi fungsi organ tubuh, seperti penelitian Musa A. Haxiu & Bryan K. Yamamoto (2002) membuat suatu penelitian otak tengah pada 24 ekor musang jantan. Hasilnya aktivasi otak tengah di daerah periaquaductal gray (PAG) ternyata justru mengakibatkan otot-otot polos pernafasan mengalami relaksasi, sehingga mengganggu pernafasan hewan-hewan tersebut.

Begitu juga dengan penelitian Peter D. Larsen, Sheng Zhong, dkk. (2001) ada beberapa hal yang berubah karena aktivasi otak tengah, misalnya tekanan arteri utama (mean arterial pressure), aliran darah di ginjal (renal blood flow), aliran darah di daerah paha (femoral blood flow), persarafan daerah bawah jantung (Inferior cardiac), persarafan simpatis dan denyut jantung akan makin meningkat, sebaliknya tekanan darah justru turun, aktivitas persarafan di daerah tulang belakang juga turun. Peningkatan tekanan arteri, aliran darah ginjal dan paha tersebut bisa mencapai 328%.

Tulisan Hugo D. Critchley, Peter Taggart dkk. (2005) membuat kita lebih terperangah lagi, karena ternyata induksi lateralisasi pada aktifitasi otak tengah dapat mengakibatkan mental stres, serta berbagai stres lain yang akan memicu gangguan irama jantung dan kematian mendadak (sudden death). Penyebabnya adalah karena tidak seimbangnya dorongan simpatetik persyarafan jantung.

Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran (kecerdasan) bukan hanya melibatkan bagian otak tertentu saja. Tetapi pembelajaran sejati melibatkan sebagian besar otak. Penelitian internasional juga membuktikan bahwa otak tengah mempunyai peranan dalam penyusunan memori yang baru bersama dengan organ hipokampus yang dirangsang oleh kadar dopamin otak. Organ penyusun sistem limbic seperti amigdala, hipokampus, hipotalamus jelas berperan penting dalam penyusunan dan recalling memori. Sistem limbic merupakan sistem control emosi dan hormon sehingga proses belajar dapat dilakukan secara simultan.

Sumber :

Majalah Bahana, Juli 2010

http://pembodohanotak.wordpress.com/2010/08/01/aktivasi-otak-tengah-tak-ada-dasar-ilmiah/

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=17522

http://minmerry.com/2010/04/03/genius-karena-aktivasi-otak-tengah-mitos-science-atau-pseudoscience.html/comment-page-1

KEUNTUNGAN DARI STIMULASI OTAK TENGAH

Sebelum kita mengetahui keuntungan dari stimulasi otak tengah, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai otak tengah dan bagian-bagiannya. Berikut akan dijelaskan terlebih dahulu.

Otak tengah (midbrain) secara anatomi adalah bagian penghubung otak depan dengan otak belakang. Otak tengah adalah perlintasan arus elektrik dan zat-zat neurokimiawi dari batang otak menuju otak besar. Gangguan pada daerah ini bisa mengakibatkan terganggunya kesadaran. Fungsi-fungsi kecerdasan otak berpusat pada otak besar dan dibantu otak kecil (yang dikenal dengan nama saras kortiko serebelar).

Otak tengah yang telah teraktivasi dapat membuat keseimbangan hormon dalam tubuh seseorang menjadi lebih baik. Salah satu fungsi otak tengah adalah mengatur hormon, di mana area yang mendapat pengaruh cukup besar adalah emosi. Seseorang yang otak tengahmya telah diaktifkan mempunyai keseimbangan emosi yang sangat baik dan mampu mengontrol emosinya dengan lebih baik.

Ada tujuh bagian otak manusia yang vital dan berperan penting dalam kecerdasan yaitu:
1. Prefrontal (otak depan bawah)
2. Kemampuan bahasa dan logika (otak kiri)
3. Seni yang melibatkan perasaan (otak kanan)
4. Ide kreatif (otak kanan)
5. Emosi (limbik & Amigdala)
6. Konsolidasi memori (hipokampus)
7. Otak kecil (serebelum)

Kemudian berdasarkan ilmu Neuro-Anatomi, otak terdiri atas beberapa bagian, yaitu :
1. Otak depan atau forebrain (prosencepalon) terdiri atas bagian besar otak.
2. Otak tengah atau midbrain (mesencephalon), bagian ini relatif pendek dan menjadi penghu-bung antara otak depan dengan hindbrain.
3. Otak belakang atau hindbrain(rhomdencepalon).

Selanjutnya saya akan membahas mengenai keuntungan dari stimulasi otak tengah, berikut penjelasannya.

Orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia.

Otak tengah dapat meningkatkan konsentrasi, meningkatkan daya ingat, meningkatkan kreatifitas, lebih cerdik, lebih berbakat, hormone lebih seimbang, membentuk karakter positif, emosi lebih stabil, lebih berprestasi, dan sebagainya. Berikut beberapa penjabaran mengenai keuntungan dari stimulasi otak tengah.

Otak tengah dapat meningkatkan daya ingat, dapat membuat seseorang mampu belajar banyak dalam tempo yang lebih singkat. Jika dia belajar dengan waktu yang sama dengan orang lain, dia akan mendapat lebih banyak. Peningkatan daya ingat ini berhubungan langsung dengan semakin meluasnya jaringan pada sel otak seseorang.

Meningkatkan kemampuan inovasi dan kreativitas, inovatif adalah mampu menemukan dan menciptakan hal-hal baru. Kemampuan inovasi dan kreatifitas yang tinggi dapat dipergunakan untuk menghasilkan produk/sesuatu yang baru dan juga dapat dipergunakan untuk mencari alternatif pemecahan masalah yang baru.

Meningkatnya konsentrasi dapat meningkatkan daya tangkap seseorang. Setelah otak tengahnya teraktivasi, seseorang bisa menangkap hal-hal yang rumit dengan lebih baik dan lebih mudah mengerti atau memahami sesuatu. Serta meningkatkan kemampuan fisik dalam berolah raga, adalah bagian otak yang mengatur gerakan tubuh. Banyak anak merasakan peningkatan dalam pengontrolan gerakan tubuh setelah otak tengah mereka diaktivasi, terutama ketika berolahraga yang membutuhkan ketelitian tinggi. Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh mereka yang senang berolahrega tetapi juga oleh mereka yang senang dengan tarian dan gerakan tubuh lainnya. Gerakan yang banyak membutuhkan koordinasi mata dengan bagian tubuh yang lain akan banyak sekali ditingkatkan dengan aktifnya otak tengah.

Bahkan otak tengah dapat meningkatkan daya intuisi, yaitu kemampuan untuk mendapatkan pengetahuan tanpa masukan atau tanpa menggunakan alasan apapun. Jika kita mendapatkan intuisi kita tidak tahu dari mana asalnya. Otak kanan seringkali dianggap sebagai bagian otak yang bertanggung jawab atas intuisi yang muncul di kepala kita. Otak tengah dapat menggabungkan kemampuan logis otak kiri dan kemampuan intuisi otak kanan menjadi suatu intuisi yang sangat tepat. Seorang anak yang telah diaktifkan otak tengahnya akan mempunyai kemampuan intuisi yang lebih baik. Dengan latihan yang cukup lama dan intensitas yang cukup, ia dapat memprediksi.

Sumber:

Buku Dahsyatnya Otak Tengah – Hartono Sangkanparan

http://ibsbrain.wordpress.com/2010/04/03/

http://gmc-aktivasiotaktengah.com/manfaat-aktivasi-otak-tengah

http://alirsyadpwt.com/content/cerdas-dengan-aktivasi-otak-tengah

http://www.hariansumutpos.com/2009/12/20911/genius-dengan-aktivasi-otak-tengah.html

Kamis, 30 Desember 2010

IKAN GURAMI SALAH SATU IKAN YANG BERASAL DARI INDONESIA

Ikan gurami adalah salah satu jenis ikan air tawar yang berasal dari Indonesia, tidak heran jenis ikan ini banyak di budidaya oleh masyarakat Indonesia khusunya di wilayah Jawa Barat. Ikan gurami merupakan keluarga Anabantidae, keturunan Helostoma dan bangsa Labyrinthici. Ikan gurami berasal dari perairan daerah Sunda (Jawa Barat, Indonesia), tetapi ikan gurami banyak juga ditemukan di Pulau Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Tetapi karena sangat digemari masyarakat, maka ikan ini menyebar ke beberapa pelosok tanah air. Bahkan sejak abad 18, ikan gurami sudah diitroduksi ke negara lain, diantaranya Madagaskar, Mauritius, Sycheles, Australia, Srilangka, Suriname, Guyane, Martinique dan Haiti.

Gurami memiliki bentuk badan pipih lebar, bagian punggung berwarna merah sawo dan bagian perut berwarna kekuning-kuningan atau keperak-perakan. Pertumbuhan ikan gurame agak lambat dibanding ikan air tawar jenis lain. Di Indonesia, orang Jawa menyebutnya gurami atau gurameh, orang Sumatra ikan kalau, kala atau kalui, sedangkan di Kalimantan disebut Kalui. Orang Inggris menyebutnya “Giant Gouramy”, karena ukurannya yang besar sampai mencapai berat 5 kg.

Beberapa kawasan pembudidaya gurami yang dibilang besar diantaranya di Jawa Barat, yaitu di Bogor, Tasikmalaya, Ciamis, Garut; di Jawa Tengah, yaitu Cilacap, Banyumas, Banjarnegara dan Purbalingga; Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu di Kulonprogo, Bantul dan Sleman; Di Jawa Timur, yaitu Tulungagung, Blitar dan Lumajang, dan propinsi lainnya, yaitu Sumatra Barat, Riau, dan Kalimantan Selatan.

Di alam, gurami sangat menyenangi perairan yang tenang, seperti rawa, situ, danau dan perairan tenang lainnya. Pada sungai yang berarus deras, gurami jarang ditemui. Ikan gurami menyukai perairan yang bebas arus, itu terbukti ketika gurami sangat mudah dipelihara di kolam-kolam tergenang. Gurami umumnya hidup dan banyak dipelihara di perairan tawar, terutama pada perairan yang tenang dan dalam. Gurami dapat tumbuh dan berkembang pada perairan tropis dan subtropis.

Ikan ini mempunyai daya adaftasi tinggi terhadap lingkungan, tetapi lebih cocok hidup pada ketinggian maksimal 800 m di atas permukaan laut. Selanjutnya keduanya mengatakan, bahwa suhu ideal untuk pertumbuhan gurami antara 24 – 29 O C, derajat keasaman(pH) antara 6,5 – 8, kandungan oksigen terlarut 3 – 5 ppm, dan air yang tidak terlalu keruh dengan kecerahan pada pengukuran alat secchi disk.

Jenis gurami yang sudah dikenal masyarakat diantaranya: gurami angsa, gurami jepun, blausafir, paris, bastar dan porselen. Empat terakhir banyak dikembangkan di Jawa Barat, khususnya Bogor. Dibanding gurami jenis lain, porselen lebih unggul dalam menghasilkan telur. Jika induk bastar dalam tiap sarangnya hanya mampu menghasilkan 2000-3000 butir telur, porselen mampu 10.000 butir. Karena itu masyarakat menyebutnya sebagai top of the pop, dan paling banyak diunggulkan.

Sumber :

http://benihikan.net/gurame/habitat-dan-penyebaran-ikan-gurame/

http://ristantra.wordpress.com/2008/09/18/budidaya-ikan-gurame-osphronemus-goramy-lacepede/

SATU DARI KEAJAIBAN ALAM TERDAPAT DI PULAU KOMODO

Pulau Komodo terletak diantara pulau Sumbawa dan Flores. Keadaan alam di pulau ini terbilang kering dan gersang. Namun, hal itulah yang membuat keunikan untuk berwisata dan mengunjungi salah satu hewan purba yang masih hidup. Ketika menginjakan kaki di Pulau Komodo, lapangan terbuka dengan pohon lontar yang menjulang tinggi dengan rangkaian pegunungan melatari daratannya. Kendati gersang dan tandus, tetapi suara-suara dari beberapa hewan liar seperti burung, kuda liar, ataupun komodo menjadi daya tarik tersendiri.

Ke mana pun mata memandang, terlihat bukit-bukit kecil yang didominasi rumput dan semak yang menguning di musim kering. Lazimnya savana, tidak banyak pohon yang tumbuh di sini. Di beberapa bagian menjulang pohon lontar secara bergerombol. Disini kita bisa menikmati alam savana dan tentu saja melihat komodo di alam liar mereka. Komodo disebut-sebut sebagai Naga terakhir yang masih hidup di bumi.

Di kawasan ini Komodo adalah raja rantai makanan karena tidak punya pemangsa. Mereka memangsa apa saja, mulai dari kerbau liar, rusa, termasuk bahkan anak komodo dan komodo dewasa. Lidahnya yang super sensitif bisa menangkap bau darah dari jarak lebih dari satu kilometer. Gayanya menangkap mangsa adalah dengan bermalas-malasan seperti tidak peduli, tapi begitu mangsa mendekat, secepat kilat mereka menyerang. Bila mangsa belum lumpuh dalam serangan pertama, air liurnya yang mengandung bakteri mematikan membuat mangsa yang sudah dilukai lama-lama akan lemah.

Pulau Komodo dan Segitiga Terumbu Karang yang terdapat di perairan Indonesia akan bersaing dengan lebih dari 200 tempat alami lain untuk memperebutkan tujuh posisi keajaiban alam yang baru. Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Yayasan New7Wonders tersebut, 261 nominasi dari 222 negara itu mencakup sejumlah puncak gunung terkenal, danau, serta atraksi alam lain. Keajaiban alam itu harus berupa tempat alami atau monumen alam yang tidak diciptakan atau direkayasa oleh campur tangan manusia demi alasan estetika.

Di Pulau Komodo, selain melihat hewan komodo kita bisa melihat berbagai jenis burung liar seperti kakak tua jambul kuning sampai burung gosong yang berterbangan di alam liar. Selain pesona darat, alam bawah laut Pulau Komodo sangat mempesona. Keanekaragaman hayati dan terumbu karang kepulauan ini sangat kaya. Paling tidak ditemukan lebih dari 1.000 spesies ikan, 385 spesies terumbu karang, 70 spesies sepon dan 16 spesies paus dan lumba-lumba. Tidak heran kalau Pulau Komodo menjadi salah satu lokasi selam terbaik di dunia.

Tidak heran apabila Pulau Komodo terpilih sebagai salah satu finalis keajaiban dunia, karena satu-satunya pulau yang memiliki dan menyisahkan hewan purbakala dan keindahan darat maupun perairannya yang juga mendukung.

Adanya pemilihan New7Wonders adalah suatu hal yang sangat baik. Pemilihan tempat yang dianggap sebagai keajaiban dunia ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap kekayaan alam dan melestarikan alam di negaranya. Badan budaya Perserikatan Bangsa Bangsa, UNESCO, juga terus memperpanjang daftar situs warisan dunia yang kini mencapai 878 lokasi.

Sumber :

http://kematian.biz/article/education/keajaiban-alam-di-pulau-komodo.html

http://tommychaniago.wordpress.com/2010/04/05/jurrasic-park-of-indonesia/

http://www.pacific.net.id/content/view/156/78/lang,en/



KEKAYAAN ALAM DAN BUDAYA YANG LUAR BIASA DI BUMI FLORES

Nama Pulau Flores berasal dari bahasa Portugis, ”Copa de Flores” yang berarti Tanjung Bunga. Nama ini secara resmi dipakai sejak tahun 1636 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Hendrik Brouwer. Flores sendiri punya nama asli Nusa Nipa yang artinya Pulau Ular. Pulau yang memiliki luas sekitar 14.300 kilometer persegi ini merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau ini dibagi menjadi delapan kabupaten. Kabupaten Flores Timur yang beribu kota di Larantuka ada di ujung timur, sementara Kabupaten Manggarai Barat dengan ibu kota Labuan Bajo ada di ujung barat.

Flores memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Sejumlah gunung berapi aktif yang ada di pulau ini membuat wilayah ini cukup subur untuk lahan pertanian. Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende yang memiliki danau kawah tiga warna. Hamparan padang sabana di Nagekeo dan Ngada serta lembah pegunungan di Ruteng menghadirkan pemandangan alam yang mempesona. Dan pada September 2003, di gua Liang Bua di Flores barat, paleoantropologis menemukan tengkorak spesies hominid yang sebelumnya tak diketahui. Penemuan ini dinamakan "manusia Flores" (Homo floresiensis, dijuluki hobbit). Penemuan ini dimuat dalam majalah Nature edisi 28 Oktober 2004. Status temuan ini sekarang masih diperdebatkan, apakah termasuk Homo erectus atau Homo sapiens. Penemuan fosil manusia purba di Liang Bua yang berada di lembah pedalaman Ruteng semakin mengukuhkan Flores sebagai tempat kehidupan sejak ribuan tahun lalu.

Flores memiliki satu dari sekian satwa langka dan dilindungi di dunia yakni Varanus komodoensis atau lebih dikenal dengan Biawak raksasa atau komodo. Raptil ini hidup di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, keduanya terletak di Kabupaten Manggarai Barat, Flores Barat. Selain Pulau Komodo dan Pulau Rinca yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo, Flores juga memiliki satu Taman Nasional lagi yang terletak di Kabupaten Ende, yakni Taman Nasional Kelimutu.

Daya tarik utama Taman Nasional Kelimutu adalah Danau Tiga Warna yang selalu berubah warna air danaunya. Akan tetapi sesungguhnya di dalam Kawasan Taman Nasional Kelimutu itu tumbuh dan berkembang secara alami berbagai jenis spesies tumbuhan dan lumut. Oleh karena itu di awal tahun 2007, pihak pengelola Taman Nasional Kelimutu melai mengadakan identifikasi terhadap kekayaan hayati untuk kemudian dikembangkan menjadi Kebun Raya Kelimutu.

Selain dapat menikmati keajaiban Danau Tiga Warna, juga dapat mengamati keanekaragaman hayati dalam Kebun Raya Kelimutu. Tidak jauh dari wilayah Ruteng terdapat perkampungan tradisional dengan rumah adatnya yang unik dan melihat suasana indah dan alami di Danau Ranamese.

Dan ketika pagi datang kita dapat mendaki Gunung Poco Ranaka (2.140 meter) dengan menggunakan kendaraan bermotor, sambil menikmati pemandangan spektakuler.
Ada juga pertunjukan tarian 'Caci', yaitu pertarungan antara dua lelaki dalam kostum tradisional; yang seorang bersenjata cambuk sebagai penyerang dan seorang lainnya menggunakan perisai untuk bertahan.
Ruteng adalah wilayah yang berudara sejuk, berada pada ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut, dikelilingi oleh gunung-gunung api.

Di wilayah Bajawa terdapat rumah-rumah tradisional lengkap dengan bebatuan megalitnya. Selain itu barang kerajinan tenun ikat menarik dan unik juga dapat diperoleh di Bena. Jika ingin selingan untuk melihat pantai pasir putih maka Riung adalah tempatnya.

Masih banyak lagi keindahan-keindahan di bumi flores, baik kekayaan alam, flora dan fauna maupun kekayaan budaya, tradisi dan kesenian masyarakatnya. Kita harus menjaga, meningkatkan dan melestarikan apa yang sudah ada, jangan pernah merusaknya agar kelak anak cucu kita dapat melihatnya.

Sumber :

Majalah ASRI

http://liburan.info/content/view/492/43/lang,indonesian/

http://edukasi.kompas.com/read/2010/12/13/13065510/Flores..Keelokan.yang.Dilupakan

Senin, 20 Desember 2010

BERPERAN AKTIF DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN DAPAT DIMULAI DARI LINGKUNGAN RUMAH SENDIRI

Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Berperan aktif dalam melestarikan lingkungan tidak hanya dengan cara menanam pohon di tempat-tempat lahan kosong atau tempat rawan bencana saja, tetapi dapat kita lakukan ditempat tinggal kita sendiri. Dapat kita mulai dari lingkungan rumah sendiri dan kemudian lingkungan tempat tinggal yang lebih luas lagi.

Pelestarian sumberdaya alam adalah tindakan memelihara dan memanfaatkan potensi sumberdaya, termasuk dari pencemaran di lingkungan kita. Turut serta melestarikan hutan, dapat dimulai dengan mencintai lingkungan di sekitar kita yaitu pada tumbuhan dan pepohonan di pekarangan rumah. Pekarangan rumah walaupun sempit dapat dimanfaatkan untuk menanam tumbuhan yang bermanfaat dalam pot. Memulai dari rumah sendiri dengan satu dua pohon adalah berarti banyak untuk kemudian dapat menuju cakupan yang lebih luas.

Pemilihan jenis tanaman untuk penghijauan di pekarangan rumah hendaknya dipilih agar dapat tumbuh dan dirawat dengan baik. Pemilihan jenis tanaman hendaknya dipertimbangkan dari segi persyaratan hortikultura (ekologikal) dan persyaratan fisik. Syarat hortikultural yaitu respon dan toleransi terhadap temperatur, kebutuhan air, kebutuhan dan toleransi terhadap cahaya matahari, kebutuhan lahan dan jenis tanah, ketahanan hama dan penyakit.

Memelihara pohon dapat dilakukan oleh seluruh anggota keluarga secara aktif. Ayah memelihara tanaman dengan memangkas batang-batang yang menjuntai dan mengganggu, ibu membantu memberikan pupuk, dan anak-anak membantu menyiram tanaman. Keharmonisan dan komunikasi antar anggota keluarga dapat terjalin dengan baik, anak-anak dapat mewarisi pengetahuan dan belajar mencintai lingkungan dengan memelihara dan mencintai tanaman.

Tidak hanya pohon berkayu keras atau peneduh yang dapat ditanam di pekarangan. Tanaman hias, tanaman obat, tanaman bumbu dan tanaman buah dapat pula dipelihara untuk membantu penghijauan. Sebagai penyaring debu untuk kesehatan, pemasok udara segar dan keindahan (estetika), maka tanaman pun bermanfaat secara ekonomis pula bagi keluarga.

Tak hanya ditanam di lahan pekarangan rumah , tanaman pun dapat ditanam secara vertical (vertical garden), atau di atap rumah (roof garden). Apabila setiap rumah secara aktif melakukan penghijauan, tentu saja secara luas dampaknya akan terasa sebagai upaya untuk pelestarian lingkungan dan pengurangan pemanasan global.

Selain menanam, menjaga dan merawat tumbuhan, melestarikan lingkungan juga dapat dilakukan dengan mengubah perilaku buang sampah sembarangan.
Perilaku buruk buang sampah di jalan, tampaknya hanya sepele, tapi selanjutnya sampah tersebut bisa terbawa angin masuk selokan sampai di sungai dan pintu air dan sebagian lagi terbawa arus hingga sampailah ke laut.

Sampah anorganik seperti berbagai jenis plastik, styrofoam, kemasan aluminum foil bekas makanan ringan, minuman dan sebagainya, sangat mudah terbawa arus air. Betapa menyedihkan, beberapa pintu air dan sungai di Jakarta seolah telah menjadi tempat pembuangan sampah terbesar. Pada setiap peristiwa banjir, sebagian besar dari sampah tersebut akan semakin cepat masuk ke sungai bahkan sampai ke laut.

Untuk diketahui sampah non organik seperti plastik baru bisa terurai setelah mencapai ratusan tahun dan mengakibatkan terganggunya keseimbangan ekosistem aneka satwa yang ada di sungai dan laut. Oleh karenanya perlu penyuluhan untuk meningkatkan budaya bersih di masing-masing lingkungan, terutama menyangkut perilaku buang sampah sembarangan ini.

Sebaiknya sampah tidak hanya dibuang, sudah saatnya kita memikirkan pemilahan dan pengelolaan sampah. Dari sejak awal akan dibuang dari rumah, sampah hendaknya sudah dipilah. Mana sampah organik mana dan mana sampah anorganik. Selain itu pemilahan sampah akan memudahkan pemerintah kota dalam pengelolaan sampah sehingga dapat didaur ulang atau dimanfaatkan untuk hal lainnya.

Sampah rumah tangga pun dapat dipilah mana yang dapat dijadikan kompos atau pupuk cair, sehingga dapat digunakan sebagai pupuk bagi tanaman yang bermanfaat pada penghijauan. Hal ini sangat disayangkan karena ini belum disadari oleh kebanyakan masyarakat kita. Langkah apakah yang bisa dilaksanakan untuk berperan aktif memelihara kelestarian lingkungan?

1. Memilah jenis sampah rumah tangga secara kreatif dan inovatif

2. Mendaur ulang produk olahan alat rumah tangga menjadi layak pakai

3. Menghemat penggunaan sumber energi untuk keperluan rumah tangga

4. Menanam tumbuhan dan tanaman obat keluarga (toga) di pekarangan rumah.

5. Membersihkan saluran limbah agar tidak ada sarang perindukan nyamuk atau serangga.

6. Mensterilkan perabotan rumah agar tidak menjadi tempat berkembangnya kuman penyakit.



Daftar pustaka :

http://tusuda.com/6-langkah-lestarikan-lingkungan/

http://digilibampl.net/detail/detail.php?row=&tp=artikel&ktg=lingkungan&kd_link=&kode=2404

http://nokiagreenambassador.kompasiana.com/2010/02/28/penghijauan-lingkungan-sebagai-solusi-utama-agar-jakarta-tidak-terkena-banjir-besar-lagi/

PERBAIKI LINGKUNGAN TINGKATKAN PENGHIJAUAN

Lagi-lagi bencana akibat kerusakan alam dan lingkungan terjadi dilingkungan kita, mulai dari terkena banjir besar disertai bencana tanah longsor, kebakaran, meningkatnya polusi, pemanasan global dan perubahan iklim akhir-akhir ini kerap kali terjadi. Kini saatnya semua orang peduli untuk memperbaiki lingkungan tempat tinggalnya, menjaga dan melestarikan apa yang sudah ada. Memperbaiki lingungan dapat dimulai dengan cara penghijauan. Penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Banyak fakta yang menunjukkan bahwa tidak jarang pembangunan dibangun di lahan pertanian maupun ruang terbuka hijau. Padahal tumbuhan dalam ekosistem berperan sebagai produsen pertama yang mengubah energi surya menjadi energi potensial untuk makhluk lainnya dan mengubah CO2 menjadi O2 dalam proses fotosintesis. Sehingga dengan meningkatkan penghijauan di perkotaan berarti dapat mengurangi CO2 atau polutan lainnya yang berperan terjadinya efek rumah kaca atau gangguan iklim. Di samping vegetasi berperan dalam kehidupan dan kesehatan lingkungan secara fisik, juga berperan estetika serta kesehatan jiwa. Mengingat pentingnya peranan vegetasi ini terutama di perkotaan untuk menangani krisis lingkungan maka diperlukan perencanaan dan penanaman vegetasi untuk penghijauan secara konseptual.

Penghijauan berperan dan berfungsi sebagai paru-paru kota, tanaman sebagai elemen hijau, pada pertumbuhannya menghasilkan zat asam (O2) yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernapasan, sebagai pengatur lingkungan (mikro), vegetasi akan menimbulkan hawa lingkungan setempat menjadi sejuk, nyaman dan segar, pencipta lingkungan hidup (ekologis), penyeimbangan alam (adaphis) merupakan pembentukan tempat-tempat hidup alam bagi satwa yang hidup di sekitarnya, perlindungan (protektif), terhadap kondisi fisik alami sekitarnya (angin kencang, terik matahari, gas atau debu-debu), keindahan (estetika), kesehatan (hygiene), rekreasi dan pendidikan (edukatif), sosial politik ekonomi.

Penghijaun dapat kita lakukan dengan cara :

Penghijauan lingkungan sebagai area resapan air dan paru-paru kota.
Idealnya disediakan ruang terbuka hijau sekitar 30 persen dari luas kota yang bersangkutan. Selain berfungsi sebagai area resapan air dan ruang interaksi sosial, ruang terbuka hijau ini semakin penting artinya dalam mendukung program ‘Go Green’ dalam rangka mengatasi Pemanasan Global (Global Warming) dan Perubahan Iklim ( Climate Change) yang dialami Bumi kita, sekarang ini. Selain itu juga penghijauan berperan sebagai paru-paru kota dan menyerap polusi udara terutama gas emisi CO2 yang konsentrasinya semakin menumpuk di atmosfer Bumi membentuk lapisan yang menyebabkan suhu di Bumi semakin panas.

Kembalikan penyimpangan peruntukan dan penggunaan lahan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai areal terbuka hijau. Penyempitan alur sungai akibat bantarannya banyak digunakan untuk permukiman penduduk juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Idealnya, lahan di sepanjang DAS ini ditertibkan dan peruntukannya dikembalikan sebagai jalur areal terbuka hijau minimal 5 meter ditambah jalan inspeksi untuk perawatan sungai dan penghijauan agar tetap berfungsi secara optimal. Penanaman pohon peneduh dan rumpun bambu bisa dipertimbangkan, mengingat pohon jenis ini sangat potensial untuk berfotosintesis sekaligus menangkap emisi CO2 di udara, dikarenakan penanaman bambu seluas satu juta area akan mengurangi hingga 4,8 juta ton emisi CO2 per tahun.

Hijaukan ruang terbuka di sekitar danau buatan juga harus dijadikan areal terbuka hijau yang berfungsi meningkatkan daya serap air hujan. Jika dalam penerapannya ditata dengan baik menjadi taman ditambah jalur pejalan kaki (jogging track) untuk olahraga, tentunya sangat indah dan nyaman serta meningkatkan kualitas udara lingkungan sekitar.

Koordinasi dengan penataan penghijauan lingkungan hutan pada daerah hulu. Daerah hulu sebagai daerah resapan air yang telah mengalami banyak perubahan fisik terutama akibat penyimpangan dalam peruntukkan lahan, berperan besar memicu aliran air hujan yang nyaris seluruhnya bisa masuk dan tumpah mengalir ke daerah hilir. Banyak pohon-pohon besar di hutan hulu sungai ditebang dan dikorbankan untuk dijadikan rumah peristirahatan, bangunan lain atau pun peruntukan lainnya. Idealnya penghijauan yang harus dijaga kelestariannya pada areal hulu ini minimal 30 persen, namun kenyataannya sekarang banyak yang rusak dan berubah fungsi.

Perluas areal penghijauan mangrove. Hutan bakau merupakan perisai alam utama untuk menghadapi badai dan kenaikan muka air laut (Rob). Oleh karena itu penanaman kembali Mangrove, sangat mendesak dilakukan, khususnya dalam rangka mengatasi masalah banjir dan sangat berperan menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati yang ada di sepanjang pantai.

‘Green Building’ dan Sumur Resapan sebagai solusi ramah lingkungan. Lubang biopori yang diisi sampah organik di taman halaman rumah dapat menyerap air hujan dan menyuburkan tanah. Hal ini juga dapat dilakukan pada bangunan perkantoran baik pemerintah mau pun swasta, jika perlu juga diterapkan pada perumahan warganya. Pada ‘bangunan hijau’ ramah lingkungan ini, sumber energi menggunakan energi terbaru dari alam seperti panel matahari atau kincir angin. Hemat energi dan air diterapkan pada operasional sehari-hari. Pada halaman dan dak atap bangunan bisa diolah menjadi taman dengan berbagai tanaman untuk menciptakan lingkungan hijau.

Hal-hal lain yang juga sebaiknya dilakukan sebagai solusi mengatasi banjir adalah: Perbaiki sistem drainase dan tempat penampungan air hujan, ubah perilaku buang sampah sembarangan, cegah penurunan permukaan tanah agar tidak meluas, cegah banjir besar dengan pembangunan dinding penahan banjir (dam).

Semoga apa yang kita perbaiki saat ini dapat memperbaiki sebagian lingkungan kita, meningkatkan penghijauan dan lain sebagainya hanya salah satu cara memperbaiki lingkungan. Agar kelak anak cucu kita masih dapat merasakan manfaatnya lingkungan.

Daftar pustaka :

http://infosayangibumi.blogspot.com/

http://nokiagreenambassador.kompasiana.com/2010/02/28/penghijauan-lingkungan-sebagai-solusi-utama-agar-jakarta-tidak-terkena-banjir-besar-lagi/

http://greenlumut.wordpress.com/tag/penghijauan/